Tren Nail Art, Seni Menghias Kuku yang Digandrungi Wanita

Posted by Q2 Music 0 komentar


Bagi para wanita, kecantikan tidak hanya terdapat pada wajah, rambut, dan tubuh namun juga bagian yang kecil seperti kuku. Banyak di antara mereka yang menganggap bahwa kuku merupakan salah satu bagian tubuh yang juga bisa menarik perhatian. Maka tak heran para wanita menghiasi kuku mereka dengan memoleskan cat kuku berwarna-warni dan dipadukan dengan hiasan dekoratif lainnya untuk melengkapi penampilan atau yang biasa disebut dengan nail art.

Tren Nail Art, Seni Menghias Kuku yang Digandrungi Wanita

Namun sebenarnya, seni menghias kuku ini sudah ada sejak zaman dahulu kala. Nail art pertama kali digunakan oleh para pria yang mewarnai kuku mereka dengan celak mata (kohl) berwarna hitam pada zaman Babilonia kuno. Saat itu, warna kuku hitam menunjukkan status sosial atau kasta seseorang yang lebih tinggi dan warna kuku hijau menunjukkan kasta yang lebih rendah. Inilah yang akan menjadi sorotan liputan khusus Wolipop hari ini.

Di tahun 5000 hingga 3000 sebelum masehi, para wanita di zaman Mesir kuno juga menggunakan nail art untuk menunjukkan status sosialnya. Sebagai contoh, Ratu Nefertiti yang merupakan istri Firaun. Di Indonesia sendiri, kepopuleran seni menghias kuku mulai berkembang pesat pada tahun 2012. Hal ini dikemukakan oleh ahli menghias kuku (nailist) Ade Nurhayati yang mengatakan bahwa kala itu mulai banyak para wanita yang menaruh perhatian lebih pada kuku mereka sehingga berbondong-bondong para wanita ini mendatangi salon kecantikan yang hanya menangani kuku.

Dituturkan Ade, para wanita ini mempunyai kesenangan tersendiri saat melihat kukunya tampak bersih, rapi, dan dihias dengan hiasan dekoratif namun tetap natural. Ia mengaku, klien yang datang padanya seringkali meminta desain yang sederhana namun tetap memiliki unsur seni seperti gambar bunga, buah-buahan, atau eskrim dan tokoh kartun.

Tak hanya wanita, pria pun menggemarinya, khususnya para seleb muda yang haus akan atensi penggemarnya. Simak pula bahaya di balik nail art, dari hepatitis hingga kram jari tangan hingga tutorial menciptakan seni kuku yang mudah diterapkan di rumah.





0 komentar:

Posting Komentar